My Jogja

GempaThese recent days I’ve been thinking and missing my Jogja. Nothing else I can do other than praying and keep thinking like this below very nice and touching song…. Translation will reduce too much…

Kita mesti telanjang dan benar-benar bersih
Suci lahir dan di dalam batin
Tengoklah ke dalam sebelum bicara
Singkirkan debu yang masih melekat

Anugerah dan bencana adalah kehendakNya
Kita mesti tabah menjalani
Hanya cambuk kecil agar kita sadar
Adalah Dia di atas segalanya

Anak menjerit-jerit, asap panas membakar
Lahar dan badai menyapu bersih
Ini bukan hukuman, hanya satu isyarat bahwa kita mesti banyak berbenah

Memang, bila kita kaji lebih jauh
Dalam kekalutan, masih banyak tangan
Yang tega berbuat nista… oh Tuhan pasti telah memperhitungkan
Amal dan dosa yang kita perbuat
Kemanakah lagi kita kan sembunyi
Hanya kepadaNya kita kembali Tak ada yang bakal bisa menjawab
Mari, hanya tunduk sujud padaNya

Kita mesti berjuang memerangi diri
Bercermin dan banyaklah bercermin Tuhan ada di sini di dalam jiwa ini
Berusahalah agar Dia tersenyum… oh Berubahlah agar Dia tersenyum

The pic is taken from this site.

3 Responses to “My Jogja”

  1. Wati Says:

    Semoga kita semua dilindungi Allah SWT, dimanapun berada… amien :)

  2. Myr Says:

    Iya ya Wat. Amin. Kalo aku amat2i…sungguh kamu nih orang yang tough. Seneng bisa belajar dari kamu :-) (sepintas gak nyambung, tapi nyambung kok…;-)) Semoga Allah senantiasa melindungi kita. Amin.

  3. yessy Says:

    Hai orang-orang yg beriman, jadikanlah sabar dan salat sbg penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar (Al Baqarah(2):153)

Leave a Reply