My Jogja
These recent days I’ve been thinking and missing my Jogja. Nothing else I can do other than praying and keep thinking like this below very nice and touching song…. Translation will reduce too much…
Kita mesti telanjang dan benar-benar bersih
Suci lahir dan di dalam batin
Tengoklah ke dalam sebelum bicara
Singkirkan debu yang masih melekat
Anugerah dan bencana adalah kehendakNya
Kita mesti tabah menjalani
Hanya cambuk kecil agar kita sadar
Adalah Dia di atas segalanya
Anak menjerit-jerit, asap panas membakar
Lahar dan badai menyapu bersih
Ini bukan hukuman, hanya satu isyarat bahwa kita mesti banyak berbenah
Memang, bila kita kaji lebih jauh
Dalam kekalutan, masih banyak tangan
Yang tega berbuat nista… oh Tuhan pasti telah memperhitungkan
Amal dan dosa yang kita perbuat
Kemanakah lagi kita kan sembunyi
Hanya kepadaNya kita kembali Tak ada yang bakal bisa menjawab
Mari, hanya tunduk sujud padaNya
Kita mesti berjuang memerangi diri
Bercermin dan banyaklah bercermin Tuhan ada di sini di dalam jiwa ini
Berusahalah agar Dia tersenyum… oh Berubahlah agar Dia tersenyum
The pic is taken from this site.
June 4th, 2006 at 1:27 am
Semoga kita semua dilindungi Allah SWT, dimanapun berada… amien
June 5th, 2006 at 5:25 am
Iya ya Wat. Amin. Kalo aku amat2i…sungguh kamu nih orang yang tough. Seneng bisa belajar dari kamu
(sepintas gak nyambung, tapi nyambung kok…;-)) Semoga Allah senantiasa melindungi kita. Amin.
June 16th, 2006 at 5:48 am
Hai orang-orang yg beriman, jadikanlah sabar dan salat sbg penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar (Al Baqarah(2):153)